PILIHAN REDAKSI > ::

KRISIS MUSIMAN

  maju.idn • Bos Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan pelemahan rupiah saat ini hanyalah faktor musiman. Setiap April–Juni, permintaan...

REPUBLIK

KEDAULATAN DI TANGAN RAKYAT >:: PEJABAT PEMERINTAH BUKAN PENJAHAT PEMERAS RAKYAT DENGAN BISNIS BUMN [PASAL 33 UUD'45] // PASAL 34 :: FAKIR MISKIN DAN GELANDANGAN ADALAH "KORBAN DARI SYSTEM" ;; BUKAN LAHAN GARUKAN SATPOL PP DEMI "UANG BENSIN" LEMPAR SANA LEMPAR SINI A.K.A.P [ANTAR KOTA ANTAR PROPINSI] //

MEMANG ADA KEBEBASAN BEBICARA [DIATUR DENGAN UNDANG UNDANG] ;; TETAPI TIDAK ADA JAMINAN SETELAH BICARA [MENULIS DAN BERPENDAPAT] ;; BISA DICIDUK DAN MASUKIN KARUNG ;; CEMPLUNGIN LUWENG OMBO WONOSARI GUNUNG KIDUL ;; CARA PALING MUDAH MURAH MERIAH //

SINAU JOWO - KEJAWEN


JOWO TEGESE NGERTI, MANGERTENI.

WONG JOWO ILANG JAWANE, WONG JOWO GARI SEJODO, CINA LANDA DADI SEPARO, ...
OPO TEGESE ?



MENTRI PALING JANCUKASU

PLIN PLAN ECHA ECHO RA GENAH ;; SEBELUMNYA NYOCOT NYANGKEM CONGORE >:: MAU NUTUP INSTITUT KEGURUAN KARENA NDAK SESUAI DENGAN KEBUTUHAN BISNIS / INDUSTRI MASA DEPAN ;; ==================== vivacoid Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menghadiri rapat kerja bersama Komisi X DPR RI pada Selasa, 2 Juni 2026. Dalam kesempatan itu, Brian membantah adanya penutupan program studi (prodi) yang tak sesuai dengan kebutuhan di masa depan. Ia menjelaskan bahwa pemerintah mengembangkan dan memperbarui substansi pembelajaran agar tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja. Dia mengakui terdapat 122 program studi yang ditutup sepanjang 2026. Namun, seluruh penutupan tersebut dilakukan atas usulan perguruan tinggi, bukan karena kebijakan pemerintah untuk menghapus bidang studi tertentu. Ia pun membeberkan alasan perguruan tinggi menutup beberapa prodi tersebut. Salah satunya adalah menurunnya jumlah mahasiswa atau adanya kebutuhan untuk mengubah program studi menjadi bidang yang lebih diminati. “Jadi beberapa ada yang karena mahasiswanya berkurang atau mereka ingin mengganti menjadi program studi yang lebih atraktif, seperti misalnya sebelumnya matematika menjadi aktuaria. Begitu ya karena ketika lulusan aktuaria mereka apa fokus pelajarannya lebih banyak yang nantinya dibutuhkan oleh industri," ucapnya. Di sisi lain, pemerintah bakal memperbarui substansi atau isi pembelajaran dalam suatu program studi agar mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurutnya, perubahan yang terjadi saat ini lebih banyak menyangkut materi yang diajarkan dibandingkan keberadaan program studinya. Baca selengkapnya disini : https://www.viva.co.id/berita/nasional/1902576-mendiktisaintek-bantah-bakal-tutup-prodi-yang-tak-sesuai-dengan-kebutuhan-industri ___ #vivanews #mendiktisaintek #industri #pendidikan

0 Comment:

Posting Komentar

Postingan Populer